Hubungan Antar Sel

Hubungan Antar Sel

Organisme yang multiseluler terdiri dari sekumpulan sel dan mempunyai hubungan dengan sel tetangga dengan istilah Junctional complex. Hubungan antar sel yang berupa modifikasi membran plasma menyebabkan sel saling melekat, dan saling berkomunikasi. Hubungan antar sel dapat berupa desmosom, gap junction, tight junction dan plasmodesmata. 


a. Desmosom.

Desmosom adalah hubungan antar sel yang berfungsi untuk melekatkan sel dengan sel yang lainnya. Hubungan desmosom dapat dibagi menjadi dua yaitu belt desmosom dan spot desmosom. Belt desmosom adalah rangkaian filamen-filamen kontraksi yang mengandung aktin dan membentuk jalinan panjang hingga sampai mikrovilli. Sedangkan spot desmosom yaitu perlekatan yang menyerupai kancing dan tersebar berhadapan antara keduabelah membran 

Pada perlekatan spot desmosom dibatasi oleh lamela tengah. Daerah sitoplasma yang berdekatan dengan membran dibagi menjadi dua yaitu daerah terang (dekat membran) dinamakan plaque dan daerah ini terdapat pancaran mikrofilamen yang dinamakan tonofilamen.


b. Gap junction (hubungan rapat).

Gap junction juga dinamakan nexus. Hubungan ini merupakan kebanyakan hubungan membran, dimana merupakan hubungan sel bertetangga yang terdiri dari sepasang kepingan (Gambar 32). Jarak antara ke dua plasma antara 30-40 Ao, dan terdapat saluran-saluran yang menghubungkan antar sel. Oleh karena itu dapat dilewati ion dan molekul-molekul kecil. Saluran yang bentuknya seperti pipa dibentuk oleh konekson yaitu enam unit protein pada tiap membran. Hubungan ini banyak terdapat pada otot jantung, otot polos, saluran pencernaan makanan, uterus. Tidak terdapat gap junction pada sel darah yang beredar dan pada otot lurik.

Fungsi gap junction adalah: 1) komunikasi antar sel tetangga, 2) lewatnya ion dan metabolit, 3) lintasan arus listrik tegangan rendah atau mengalirkan rangsang, 4) pemerataan sebaran zat dan koordinasi gerakan, dan 5) tempat lewatnya zat induktor. 

Zat induktor sebagai kelacaran pertumbuhan embrio, diferensiasi jaringan, regenerasi, dan penyembuhan luka atau kerusakan. Dengan adanya hubungan gap junction maka terjadilah integrasi jaringan tubuh menjadi unit yang fungsional.


c. Tight junction (hubungan rapat).

Tight junction juga dinamakan sealing junction, yaitu hubungan antara dua sel yang rapat seperti patri (tidak ada ruang interseluler). Fungsi hubungan rapat ini adalah : 1) penghalang merembesnya zat atau molekul besar atau barier permeabilitas, 2) menyebabkan terjadinya beda potensial antara dua permukaan membran plasma, dan 3) melekatnya sel tetangga agar kuat dan kokoh pada tempatnya.
Tag : Pendidikan
0 Komentar untuk "Hubungan Antar Sel"

Back To Top